Showing posts with label Piano. Show all posts
Showing posts with label Piano. Show all posts

Friday, May 2, 2014

Simbol - simbol notasi musik

Simbol - simbol dalam notasi musik.  Dalam sebuah partitur atau tablatur ada banyak sekali macam simbol yang digunakan. Simbol - simbol tersebut berfungsi untuk memberikan petunjuk bagaimana seharusnya sebuah nada dimainkan. Pemahaman simbol - simbol tersebut akan membantu seseorang dalam menguasai sight reading skill (kemampuan membaca not balok). Sight reading skill bukanlah sesuatu yang mudah untuk dikuasai,  Untuk bisa menguasai sight reading skill ini dibutuhkan kerja keras, keuletan, dan kedisiplinan dalam latihan. Sight reading skill bisa dibilang sebagai puncak dari pembelajaran notasi musik. Seseorang yang bisa menulis dan membaca notasi musik dengan lancar bisa dibilang bahwa mereka sudah berada di High levelnya musisi. 

Bagi yang baru belajar notasi musik jangan pernah berpikir bahwa itu sulit. Buang pikiran tersebut jauh - jauh dan buka mata lebih lebar. Anggaplah semua yang sulit itu mudah dan percaya pada diri sendiri bahwa Anda pasti bisa menaklukanya. Baik sebelum kita masuk ke inti masalah pokok tentang simbol - simbol notasi musik, terlebih dahulu saya akan jelaskan perbedaan dari partitur dan tablatur. Sebagai contoh perhatikan screenshoot gambar dibawah ini.

Simbol - simbol notasi musik

Pada gambar diatas simbol notasi yang dilingkari oleh kotak warna merah disebut dengan partitur , sedangkan simbol notasi yang dilingkari oleh kotak warna biru disebut dengan tablatur . Partitur lebih sering digunakan untuk menuliskan notasi musik yang dimainkan dengan piano . Dan tablatur digunakan untuk menuliskan notasi musik yang dimainkan dengan alat musik gitar . OK .. selanjutnya kita akan bahas tentang simbol - simbol notasi yang digunakan dalam partitur dan tablatur.

A. Simbol Notasi pada Partitur.

1. Garis Paranada .

Garis paranada adalah garis yang menbentang dari kiri kekanan yang terdiri atas 5 garis dan 4 spasi. Garis dan spasi ini digunakan sebagai tempat menulis not - not. Semakin tinggi garisnya maka akan semakin tinggi nadanya.

2. Garis Bar.

Garis bar terdiri atas 2 jenis yaitu garis bar tunggal dan garis bar ganda (double bar). Garis bar tunggal digunakan untuk membatasi jumlah not berdasarkan jumlah ketukan / birama. Sedangkan garis bar ganda atau double bar biasa dituliskan diakhir sebuah notasi musik.

3. Tanda Kunci (Simbol Notation).

Simbol atau tanda ini biasa dituliskan dibagian awal / kiri partitur. Tanda ini menunjukan range not yang dimainkan. Misalnya kunci G (treble) dan kunci F (bass).

4. Tanda birama (Time Signature).

Simbol ini terletak setelah tanda kunci (clef). Tanda ini ditulis biasa ditulis dalam bentuk bilangan pecahan seperti 4/4, 2/4, 3/4, dan lainnya. Misalnya tanda birama 2/4. Maksudnya yaitu mainkan 2 ketukan dalam setiap barnya dimana setiap ketukanya bernilai 1/4 not (not 1/4). Singkatnya angka 2 menunjukan jumlah ketukan dan angka 4 menunjukan nilai not yang dimainkan.

5. Note.

Note digunakan untuk menuliskan nada - nada. Note terdiri atas beberapa range / interval / durasi seperti note 1 (penuh) bernilai 4 nada, note 1/2, note 1/4, note 1/8, dan kelipatanya.

6. Tanda Istirahat (Rest Simbol).

Tanda ini disebut juga dengan tanda jeda. Tanda istirahat juga memiliki durasi sama halnya dengan note diatas. Contoh: istirahat penuh / 1, 1/2, 1/4, 1/8, dan kelipatanya.

7. Tanda Accidental (Kress dan Mol).

Tanda accidental ini terdiri atas 2 jenis. Yang pertama disebut dengan tanda kress (#) fungsinya untuk menaikan nada sebesar setengah nada. Dan yang kedua disebut dengan tanda mol (b) fungsinya untuk menurunkan nada sebesar setengah nada.

8. Tanda Tie (Tanda Penghubung).

Tanda ini berbentuk lengkungan yang menunjukan kaitan dari dua buah note.

9. Tanda Tempo.

Menunjukan tingkat kecepatan dalam memainkan notasi musik tersebut.

B. Simbol Notasi Pada Tablatur.

1. 6 Buah Garis horizontal.

Garis ini mewakili ke 6 senar gitar. Garis yang paling atas menunjukan senar yang pertama (senar 1), sedangkan garis yang paling bawah menunjukan senar yang keenam (senar 6).

2. Angka digaris.

Angka yang ditulis pada garis menunjukan no kolom gitar yang akan ditekan.

3. Tanda tuning.

Menunjukan jenis steman atau tuning yang digunakan. Misalnya tuning standar atau tuning down 1/2 step.
Baca selengkapnya

Monday, March 17, 2014

Tangga Nada Blues

Belajar tangga nada blues. Pada pelajaran sebelumnya kita sudah bahas mengenai seluk beluk tangga nada pentatonik, baik mayor maupun minornya (bagi yang belum silahkan lihat disini). Jika skala/tangga nada pentatonik terdiri dari 5 nada, maka pada skala/tangga nada blues terdiri atas 6 nada. Skala blues sering dikolaborasikan/dipadukan dengan musik - musik aliran rock, jazz, dan tentunya blues. Sama halnya dengan skala pentatonik yang telah kita pelajari sebelumnya, skala blues juga terbagi atas 2 jenis yaitu skala blues mayor dan skala blues minor.

  • Skala blues mayor
Interval / jarak antar nada dari tangga nada blues mayor ini = 11/2, 1, 1/2, 1/2, 1, 11/2.

Untuk menemukan skala blues mayor ini. Kita akan gunakan skala pentatonik mayor sebagai patokan. Caranya, nada ke 2 dan ke 3 dari skala pentatonik mayor dinaikan 1/2 nada dan tambahkan sebuah nada lagi diantara nada ke 3 dan nada ke 4 yang mana nada tersebut mempunyai jarak 1/2 nada lebih tinggi dari nada ke 3 dan 1/2 nada lebih rendah dari nada ke 4. Sedangkan untuk nada 1 dan 5 tetap. Biar lebih jelas silahkan lihat screenshot berikut.


Table diatas merupakan pengembangan dari tabel skala pentatonik mayor menjadi tabel skala blues mayor. Perubahanya terletak pada nada ke 2 dan ke 3 yang dinaikan sebesar 1/2 nada dan memberikan nada tambahan (kolom warna merah) dimana nada tambahan ini mempunyai jarak 1/2 nada lebih tinggi dari nada ke 3 atau 1/2 nada lebih rendah dari nada ke 4. Silahkan bandingkan dengan tabel skala pentatonik mayor yang sudah diposting sebelumnya (lihat disini).

  • Skala blues minor
Interval / jarak antar nada dari tangga nada blues minor ini = 11/2, 1, 1/2, 1/2, 11/2, 1.

Jika skala blues mayor sudah ditemukan, maka untuk menemukan skala blues minornya cukup mudah. Dengan berpatokan pada tabel diatas, naikan nada terakhir dari skala blues mayor tersebut sebesar 1/2 nada, maka terbentuklah skala blues minor. Sehingga tabelnya akan menjadi seperti screenshot gambar dibawah.


Note :
  • 11/2 dibaca satu setengah.
Baca selengkapnya

Sunday, March 16, 2014

Tangga nada pentatonik

Belajar tangga nada pentatonik. Dalam dunia musik ada beragam jenis skala atau tangga nada, beberapa diantaranya yaitu skala mayor, minor, pentatonik, blues, jaz, ionian, dorian, phrygian, lydian, mixolydian, Aeolian, locrian, dan masih banyak lagi. Setiap skala mempunyai karakteristik/aturan jarak nada dan jumlah nada yang berbeda - beda. Ada yang terdiri dari 7 nada (contoh : mayor dan minor) dan ada yang terdiri atas 5 nada saja (contoh : pentatonik). OK .... pada postingan kali ini. kita akan fokuskan pada salah satu skala saja yaitu skala pentatonik. Namun sebelum masuk dalam pembahasan ada baiknya bagi teman - teman semua untuk mempelajari skala mayor, karena basic dari skala pentatonik ini adalah skala mayor. Skala mayor tidak hanya menjadi basic/dasar dari skala pentatonik, namun hampir sebagian besar skala - skala yang ada saat ini berpatokan pada skala mayor. Penguasaan dan pemahaman skala mayor yang baik akan mempermudah kita nantinya untuk memahami skala pentatonik, sehingga bisa menghemat waktu pembelajaran.

Skala pentatonik adalah tangga nada yang tersusun atas 5 nada. Banyak gitaris - gitaris handal dari grup band ternama didunia yang sering menggunakan tangga nada ini untuk mengiringi setiap lagu yang mereka ciptakan dengan liukan lead yang begitu memukau. Tangga nada ini sejatinya terbagi atas 2 jenis yaitu pentatonik mayor dan pentatonik minor.


  • Pentatonik Mayor.
Tangga nada pentatonik mayor ini mempunyai interval / jarak antar nada = 1, 1, 11/2, 1, 11/2

Tangga nada pentatonik

Tabel diatas adalah tabel skala mayor dari nada dasar C hingga nada dasar B. Tabel diatas akan kita jadikan acuan untuk mencari skala pentatonik mayor. Seperti yang kita ketahui skala pentatonik hanya terdiri atas lima nada saja. Lalu nada - nada apa sajakah yang digunakan pada skala pentatonik mayor ? Yaitu nada - nada yang selain dari nada ke 4 dan nada ke 7 dari skala mayor. Singkatnya, untuk skala pentatonik mayor nada - nada yang berada pada kolom 4 dan 7 tidak digunakan). 

  • Pentatonik minor.
Tangga nada pentatonik minor ini mempunyai interval / jarak antar nada = 11/2, 1, 1, 11/2, 1

Tangga nada pentatonik

Tabel diatas adalah tabel skala minor dari nada dasar C hingga nada dasar B. Tabel diatas akan kita jadikan acuan untuk mencari skala pentatonik minor. Lalu nada - nada apa sajakah yang digunakan pada skala pentatonik minor ? Yaitu nada - nada yang selain dari nada ke 2 dan nada ke 6 dari skala minor (seperti yang ditunjukan pada kolom berwarna merah). Singkatnya untuk skala pentatonik minor, nada - nada yang berada pada kolom 2 dan 6 tidak digunakan. 

Note :
- 11/2 dibaca satu setengah.
Baca selengkapnya

Friday, March 14, 2014

Cara cepat menghafal chord minor 7th pada piano

Aturan pembentukan dan cara cepat menghafal chord minor 7th pada piano. Chord minor 7th, kira - kira apa ya maksud dari angka 7th tersebut ? Seperti yang kita sudah pelajari bahwa chord minor terbentuk dari nada 1, 3, dan 5 dari skala atau tangga nada minor. Namun jika dilihat dari skala atau tangga nada mayor maka rumusnya 1, 3b, dan 5. Jadi terserah mau menggunakan aturan yang mana, dua - duanya sama bagusnya, sama menariknya, dan sama simpelnya. Dari review singkat diatas, untuk chord minor saya rasa sudah sangat jelas sekali. Tinggal sekarang memecahkan maksud dari angka 7th yang ada disampingnya. Sebenarnya tidak terlalu rumit juga. Maksud dari angka 7th tersebut yaitu menambahkan nada ke 7 dari tangga nada minor. Sehingga yang tadinya hanya memainkan tiga nada (nada 1, 3, dan 5) sekarang sudah bertambah menjadi 4 nada (nada 1, 3, 5, dan 7) yang harus dimainkan secara bersamaan. Dan jika kita berpatokan pada skala atau tangga nada mayor maka rumusnya menjadi 1, 3b, 5, dan 7b. Perhatikan tabel berikut.

Cara cepat menghafal chord minor 7th pada piano

Tabel diatas merupakan tabel skala minor mulai dari nada dasar C hingga nada dasar B. Kolom yang berwarna merah ialah nada - nada pembentuk chord minor 7th (kolom 1, 3, 5, 7). Misal, kita memainkan chord C minor 7th otomatis nada dasarnya C. Pada nada dasar C/Chord C minor 7th tekan nada - nada yang ditunjukan oleh kolom berwarna merah (C, D#, G, dan A#) secara bersamaan maka jadilah chord C minor 7th.

OK .. Masalah pertama sudah selesai. Tinggal selanjutnya memecahkan masalah kedua yaitu menemukan jarak antara nada 1 dengan nada ke 3, nada 2 dengan nada ke 5, dan nada 5 dengan nada ke 7 dalam satuan tuts untuk membentuk suatu pola yang nantinya akan sangat membantu dalam menemukan setiap chord minor 7th dengan nada dasar yang berbeda - beda. Namun sebelumnya perhatikan screen shoot gambar dibawah :

Cara cepat menghafal chord minor 7th pada piano
Gambar 1. Chord C minor 7th.

Cara cepat menghafal chord minor 7th pada piano
Gambar 2. Chord C# minor 7th

Note :
  • Angka berwarna merah menunjukan jarak nada dalam satuan tuts (jarak nada 1 ke nada 3 = 3 tuts, jarak nada 3 ke nada 5 = 4 tuts, dan jarak nada 5 ke nada 7 = 3 tuts).
  • Angka berwarna biru menunjukan urutan nada dalam tangga nada minor/skala minor.

Dari 2 contoh diatas dapat disimpulkan bahwa chord minor 7th mempunyai pola 343. Pola tersebut juga berlaku untuk chord minor 7th pada nada dasar lainnya. 
Baca selengkapnya

Thursday, February 6, 2014

Cara cepat menghafal chord 6 pada piano

Aturan pembentukan dan cara cepat menghafal chord 6 pada piano. Halo guys.... melanjutkan materi sebelumnya, topik untuk bahasan kali ini yaitu chord 6. Ada yang pernah memainkan sebuah lagu dengan chord 6 ini? Jika ada, bagaimanakah karakteristik dari chord 6 tersebut? Bagaimanakah polanya? Bagaimana dan bagaimana......? Namun jika belum mari kita silet sedetil mungkin, sebisa yang admin mampu OK! Chord ini merupakan salah satu pengembangan dari chord mayor, jika pada chord mayor nada - nada yang kita mainkan yaitu nada 1, 3, dan 5, maka pada chord 6 ini kita menambahkan 1 nada lagi yaitu nada ke 6 dari tangga nada mayor (mayor scale) sehingga menjadi 1, 3, 5, dan 6. Agar lebih mudah dipahami perhatikan tabel dibawah ini.

Cara cepat menghafal chord 6 pada piano

Tabel diatas menunjukan dasar pembentukan chord 6 mulai dari nada dasar C hingga nada dasar B. Setiap nada dasarnya hanya memainkan nada - nada yang terdapat pada kolom warna merah (kolom 1, 3, 5, dan 6). JIka nada - nada yang membentuknya sudah diketahui, maka seperti biasa selanjutnya tugas kita tinggal mencari pola/rumus/formula jarak (dalam satuan tuts) antar nada - nada pembentuk chord 6 tersebut. Pola tersebut akan menjadi kunci untuk mempermudah kita dalam menemukan beragam bentuk chord 6 pada nada dasar yang berbeda. Berikut screenshot contoh bentuk chord C6, C#6, dan D6 pada piano :

Cara cepat menghafal chord 6 pada piano
Gambar 1.

Cara cepat menghafal chord 6 pada piano
Gambar 2.

Cara cepat menghafal chord 6 pada piano
Gambar 3.

Note :
  • Angka berwarna merah menunjukan jarak nada dalam satuan tuts (jarak nada 1 ke nada 3 = 4 tuts, jarak nada 3 ke nada 5 = 3 tuts, dan jarak nada 5 ke nada 6 = 2 tuts).
  • Angka berwarna biru menunjukan urutan nada dalam tangga nada mayor/skala mayor.


Dari penjelasan dan gambar diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa chord 6 mempunyai pola = 432. Gunakan pola tersebut untuk menemukan chord 6 dengan nada dasar lainnya. Chord pada gambar 1 merupakan chord C6, dinamakan C6 karena chord ini bernada dasar C. Chord pada gambar 2 merupakan chord C#6, dikarenakan chord ini bernada dasar C#. Dan pada gambar 3 merupakan bentuk chord D6, diberi nama chord D6 karena nada chord ini bernada dasar/rootnya D. Sekian untuk postingan kali ini dan selamat bereksperimen!
Baca selengkapnya

Saturday, February 1, 2014

Cara cepat menghafal chord 5 pada piano

Aturan pembentukan dan cara cepat menghafal chord 5 pada piano. Chord 5 merupakan perpaduan antara nada 1 dan nada ke 5 dari tangga nada mayor. Chord ini cukup simpel dan mudah untuk diingat. Untuk menemukan pola/rumus/formulanya pun tidaklah sulit. Dengan melihat jumlah nada yang terlibat dalam pembentukan chord 5 ini, kita bisa tebak bahwa polanya hanya terdiri dari satu digit angka. Tidak seperti chord lainnya (mayor, minor, diminished, augmented, mayor 7th, dll) yang memiliki 2 sampai 3 digit pola atau bahkan lebih. Berikut screenshot tabel pembentukan chord 5 berdasarkan skala mayor :

Cara cepat menghafal chord 5 pada piano

Tabel diatas merupakan tabel skala mayor mulai dari nada dasar C hingga nada dasar B. Kolom yang berwarna merah ialah nada - nada pembentuk chord 5 (kolom 1 dan 5). Sebagai contoh misal, kita memainkan chord C5 otomatis nada dasarnya C. Pada nada dasar C/Chord C5 tekan nada - nada yang ditunjukan oleh kolom berwarna merah (C dan G) secara bersamaan maka terbentuklah chord C5. 


Cara cepat menghafal chord 5 pada piano

Gambar 1.

Cara cepat menghafal chord 5 pada piano

Gambar 2.

Cara cepat menghafal chord 5 pada piano

Gambar 3.

Dari ketiga bentuk chord 5 diatas tampak bahwa apapun nada dasar dari chord 5, jarak nada 1 ke nada ke 5 dari setiap chord  = 7 tuts (angka warna merah). Jadi singkatnya, chord 5 memiliki pola 7. Aturan ini berlaku untuk chord 5 dengan nada dasar lainnya. Selanjutnya coba buktikan kebenaran pola tersebut untuk menemukan chord 5 lainnya. Sekian dulu dari admin untuk postingan kali ini dan selamat bereksperimen!

Note :
  • Angka berwarna merah menunjukan jarak nada (dalam satuan tuts).
  • Angka berwarna biru menunjukan urutan nada.
Baca selengkapnya

Thursday, January 30, 2014

Cara cepat menghafal chord mayor 7th pada piano

Aturan pembentukan dan cara cepat menghafal chord mayor 7th pada piano. Halo apa kabar musiker, menyambung pelajaran yang sebelumnya, kali ini kita akan bahas apa itu chord mayor 7th. Chord mayor 7th merupakan salah satu pengembangan dari chord mayor. Seperti yang sudah kita pelajari pada pelajaran sebelumnya, bahwa chord mayor hanya terdiri atas 3 nada, sedangkan chord ini terdiri atas 4 nada dari tangga mayor.  Nada - nada apakah itu? yaitu nada ke 1, 3, 5, dan 7. Karena adanya penambahan nada ke 7 tersebut maka chord ini dinamakan chord mayor 7th. Jadi terungkaplah satu kasus mengenai asal - usul penamaan chord mayor 7th. Berikut tabel pembentukan chord mayor 7th berdasarkan skala mayor.

Cara cepat menghafal chord mayor 7th pada piano

Tabel diatas merupakan tabel skala mayor mulai dari nada dasar C hingga nada dasar B. Kolom yang berwarna merah ialah nada - nada pembentuk chord mayor 7th (kolom 1, 3, 5, 7). Sebagai contoh misal, kita memainkan chord E mayor 7th otomatis nada dasarnya E. Pada nada dasar E/Chord E mayor 7th tekan nada - nada yang ditunjukan oleh kolom berwarna merah (E, G#, B, dan D#) secara bersamaan maka terbentuklah chord E mayor 7th. 

Nah selanjutnya tugas kita yaitu memecahkan kasus ke 2 yaitu menemukan pola/rumus pembentukan dari chord mayor 7th tersebut. Bagaimanakah caranya? tenang - tenang, gampang kok. OK! Saya akan kasih 2 contoh bentuk chord mayor 7th, tapi untuk contoh kali ini nada dasarnya saya ganti dengan yang lainnya. Akan jadi membosankan kalo nada dasarnya C melulu. Pokoknya untuk postingan kali ini kita akan tampil beda OK! Perhatikan screenshot cuplikan dibawah ini :

Cara cepat menghafal chord mayor 7th pada keyboard
Gambar 1.

Cara cepat menghafal chord mayor 7th pada keyboard
Gambar 2.

Note :
  • Angka yang berwarna merah menunjukan jarak dalam satuan tuts.
  • Angka yang berwarna biru menunjukan urutan nada. untuk menentukan urutan ini gunakan interval skala mayor.
  • Tuts yang berwarna hijau merupakan tuts - tuts yang harus ditekan.
Gambar diatas merupakan bentuk chord 'E Mayor 7th' dan 'G Mayor 7th'. Coba dihitung jarak nada 1 ke nada 3 dari masing - masing bentuk chord diatas (angka warna merah). Selanjutnya, hitung jarak nada 3 ke nada 5 dari masing - masing bentuk chord. Dan yang terakhir, hitung jarak nada 5 ke nada 7 dari masing - masing bentuk chord. Apakah hasil hitungan anda sama dengan hasil dibawah :

  • Chord E Mayor 7th mempunyai pola 434.
  • Chord G Mayor 7th juga mempunyai pola 434.
  • Hal ini juga berlaku untuk nada dasar lainnya pada chord mayor 7th.
Maksud dari pola 434 diatas adalah :
  • Jarak dari nada 1 ke nada 3 = 4 tuts, dan
  • Jarak dari nada 3 ke nada 5 = 3 tuts, dan
  • Jarak dari nada 5 ke nada 7 = 4 tuts.
Nah! terungkap sudah kasus kita yang kedua. Sekian dulu untuk pembahasan kali ini. Silahkan gunakan pola / rumus 434 diatas untuk menemukan bentuk - bentuk chord mayor 7th dalam nada dasar lainnya. Nantikan update tutorial terbaru mengenai piano yang akan segera admin posting next time OK! Selamat bereksperimen!
Baca selengkapnya

Tuesday, January 28, 2014

Cara cepat menghafal diminished chord pada piano

Aturan pembentukan dan cara cepat menghafal diminished chord pada piano. Diminished merupakan salah satu bentuk chord dari sekian banyak bentuk chord. Dalam penulisanya diminished sering disingkat dengan 'dim'. Jika diterjemahkan dalam bahasa indonesia diminished berarti yang dikurangi. Apakah yang dikurangi? Untuk menjawab pertanyaan itu, mari kita kupas pada pembahasan kali ini. Oh ya, perlu saya ingatkan bahwa keterlibatan chord mayor dalam pembentukan chord diminished ini sangat kental sekali. Jadi jangan lupakan pelajaran sebelumnya, OK! 

Seperti yang kita ketahui bahwa chord mayor terbentuk dari nada 1, 3, dan 5 dari skala/tangga nada mayor. Dan untuk membentuk chord diminished kita cukup merubah nada ke 3 dan ke 5 dari chord mayor tersebut, caranya nada ke 3 dan ke 5 dikurangi 1/2 nada menjadi 1, 3b, dan 5b maka jadilah chord diminished. Dari penjelasan tersebut maka terjawab sudah pertanyaan diatas yaitu maksud dari 'yang dikurangi' adalah pengurangan 1/2 terhadap nada ke 3 dan ke 5. Nah untuk aturan pembentukan chord diminished saya rasa para pembaca semua sudah mengerti, tinggal selanjutnya menentukan pola dari chord diminished untuk mempermudah proses penghafalanya, namun sebelumnya silahkan lihat beberapa contoh chord diminished berikut :

Cara cepat menghafal diminished chord pada piano

Gambar 1. Chord Cdim.

Cara cepat menghafal diminished chord pada piano

Gambar 2. Chord Ddim.

Gambar diatas merupakan contoh bentuk chord diminished pada nada dasar C (Gambar 1) dan D (Gambar 2). Sekarang perhatikan angka yang berwarna merah pada gambar diatas, angka tersebut menunjukan jarak dari nada 1 ke nada 3b (nada ke 3 yang di molkan) = 3 tuts, dan jarak dari nada 3b ke nada 5b (nada ke 5 yang dimolkan) = 3 tuts juga. Jadi, singkat katanya chord diminished mempunyai pola 33. Selanjutnya coba temukan chord diminished dengan nada dasar lainnya berdasarkan aturan pola yang sudah kita pelajari diatas. Selamat bereksperimen! 
Baca selengkapnya

Sunday, January 26, 2014

Cara cepat menghafal augmented chord pada piano

Aturan pembentukan dan cara cepat menghafal augmented chord pada piano. Melanjutkan tutorial piano sebelumnya (silahkan lihat disini), sekarang kita akan masuk ke pelajaran berikutnya yaitu augmented chord. Seperti pada pelajaran - pelajaran sebelumnya, tangga nada mayor digunakan sebagai acuan dalam pembentukan beberapa chord begitupun pada pembelajaran kali ini. augmented atau biasa disingkat 'aug' merupakan chord yang terbentuk dari nada ke 1, 3, dan 5# dari tangga nada mayor. Dengan hanya melakukan sedikit pergeseran pada nada ke 5 (menaikanya 1/2 nada) maka terbentuklah chord augmented. Bagaimana? sangat mudah bukan! Berikut screen shot contoh bentuk chord Caug dan C#aug :

Cara cepat menghafal augmented chord pada piano

Gambar 1. Chord Caug.

Cara cepat menghafal augmented chord pada piano

Gambar 2. Chord C#aug.

Angka yang berwarna merah menunjukan karakhteristik pola dari chord suspended yaitu 44. Maksudnya, jarak dari nada 1 ke nada 4 (nada bagian tengah) = 4 tuts, begitupun dengan jarak dari nada 4 ke nada  5 = 4 tuts juga.

Disana juga terlihat bahwa penamaan setiap chord tergantung pada nada dasar yang digunakan. Pada Gambar 1 dinamakan chord Caug, karena nada dasar yang digunakan adalah nada C. Sedangkan Gambar 2 dinamakan chord C#aug, karena nada dasar yang digunakan adalah nada C#. Nah dari dua contoh yang sudah saya berikan diatas, silahkan cari bentuk chord augmented dengan nada dasar lainnya.  
Baca selengkapnya

Friday, January 24, 2014

Cara cepat menghafal suspended chord pada piano

Aturan pembentukan dan cara cepat menghafal suspended chord pada piano. Pada pelajaran sebelumnya (lihat disini) kita sudah bahas bagaimana cara mudah menemukan chord mayor dan minor pada keyboard, dan pada pertemuan kali ini kita akan masuk ke materi pembahasan selanjutnya yaitu chord suspended atau biasa disingkat dengan 'sus'. Chord suspended ini terdiri atas dua jenis yaitu sus2 dan sus4. Sebenarnya pembentukan chord suspended ini juga didasarkan pada tangga nada mayor. Jika chord mayor dibentuk dari gabungan nada ke 1, 3, & 5 dari tangga nada mayor, maka chord sus2 dibentuk dari gabungan nada ke 1, 2, & 5 dari tangga nada mayor, dan chord sus4 dibentuk dari gabungan nada ke 1, 4, & 5.

Dari penjelasan singkat diatas, terlihat bahwa perbedaan chord mayor dengan chord sus2 dan sus4 yaitu hanya terletak pada bagian tengah nadanya. Selanjutnya kita akan coba untuk menemukan pola dalam pembentukan chord sus2 dan sus4 ini. Perhatikan perubahan bentuk chord dari C mayor hingga Csus4 dari gambar dibawah :

Cara cepat menghafal suspended chord pada piano
Gambar 1.
Cara cepat menghafal suspended chord pada piano
Gambar 2.
Cara cepat menghafal suspended chord pada piano
Gambar 3.
Ket :


  • Angka yang berwarna biru menunjukan jarak perpindahan nada (dalam satuan tuts).
  • Angka yang berwarna merah menunjukan urutan nada.
  • Tuts yang berwarna hijau / huruf yang dilingkari adalah tuts - tuts yang harus ditekan.
  • Pada chord C mayor (Gambar 1) nada - nada yang dimainkan adalah nada C, E, & G (1, 3, 5). Jarak antara nada  ke 1 dengan nada ke 3 = 4 tuts dan jarak antara nada ke 3 dengan nada ke 5 = 3 tuts. Sehingga dapat disimpulkan bahwa chord mayor mempunyai pola 43.
  • Untuk chord Csus2 (Gambar 2)  nada - nada yang dimainkan adalah nada C, D, & G (1, 2, 5). Jarak antara nada ke 1 dengan nada ke 2 = 2 tuts dan jarak antara nada ke 2 dengan nada ke 5 = 5 tuts. Sehingga dapat disimpulkan bahwa chord sus2 mempunyai pola 25.
  • Sedangkan untuk chord Csus4 (Gambar 3)  nada - nada yang dimainkan adalah nada C, F, & G (1, 4, 5). Jarak antara nada ke 1 dengan nada ke 4 = 5 tuts dan jarak antara nada ke 4 dengan nada ke 5 = 2 tuts. Sehingga dapat disimpulkan bahwa chord sus4 mempunyai pola 52 (kebalikan dari pola chord sus2).
  • Finish.  coba temukan bentuk chord sus2 dan sus4 lainnya dengan menggunakan nada dasar (root) lainnya. Selamat bereksperimen ! 
Baca selengkapnya

Sunday, January 19, 2014

Cara Cepat Menghafal Chord Piano

Aturan pembentukan dan cara cepat menghafal chord mayor dan minor pada piano. Chord adalah kumpulan beberapa nada yang dimainkan secara bersamaan. Didunia music ada yang namanya chord mayor dan chord minor. Dari dua chord tersebut, ada lagi beberapa pengembangannya yang menyebabkan banyaknya jenis chord. Namun setiap chord mempunyai aturan, sifat, karakteristik atau pola dalam pembentukanya. Dengan adanya pola pola ini kita dapat dengan mudah menemukan chord - chord tersebut. Untuk dapat menemukan tata letak chord, kita harus tahu apa itu scale/skala (tangga nada). Jika ada yang belum paham dengan yang namanya scale/skala, silahkan pelajari terlebih dahulu pada pelajaran sebelumnya disini. Dalam tutorial kali ini saya akan tunjukan bagaimana cara mudah menghafal chord piano hanya dalam hitungan menit.

Jika kita lihat dibuku - buku atau dimedia pembelajaran lainnya, ada banyak sekali macam chord piano, ada chord mayor, minor, suspended, augmented, dominand, dllnya. Wah banyak sekali chordnya, bisakah saya menghafalnya dalam waktu singkat. Mungkin baru satu halaman sudah menyurutkan niat kita untuk belajar piano. Tapi, jangan patah arang dulu. Jika diperhatikan secara seksama, setiap chord baik mayor, minor, dll nya mempunyai karakhteristik atau pola dalam pembentukanya. Misalnya saja chord mayor, chord mayor ini mempunyai pola 43. Apa itu pola 43? Pola 43 yaitu suatu rumus/formula untuk menentukan/menemukan posisi nada ke 3 dan ke 5 dengan berpatokan pada nada ke 1 dalam skala mayor. Dengan bantuan pola ini kita dapat megirit waktu penghafalan ratusan chord tersebut yang seharusnya memakan waktu berhari - hari atau bahkan berbulan - bulan menjadi hanya beberapa menit saja.

1. CHORD MAYOR.

Dalam membentuk chord mayor, nada - nada yang harus kita tekan/mainkan secara bersamaan yaitu nada 1, nada 3, dan nada 5. Dengan bantuan pola 43 diatas, kita bisa menemukan chord - chord mayor dengan mudah tanpa harus menghafalnya satu persatu.

Biar mudah dipahami saya akan memberikan satu contoh. Misalnya disini kita akan mencari chord C mayor, otomatis nada pertamanya yaitu nada C.

  • Hal pertama yang harus kita lakukan yaitu mencari middle C (C tengah pada keyboard). Setelah ketemu tekan tuts dengan nada C tersebut (sebagai nada ke 1 dari chord C mayor) dengan ibu jari tangan kanan. 
  • lalu pindah sebanyak 4 step/tuts ke arah kanan (tuts hitam juga dihitung) maka kita akan bertemu dengan nada E (sebagai nada ke 3 dari chord C mayor) dan tekan tuts tersebut dengan jari tengah.
  • Selanjutnya kita tinggal menemukan nada terakhir (nada ke 5) pembentuk chord C mayor yaitu nada G. Caranya, dari posisi nada E tersebut, pindah sebanyak 3 step/tuts ke arah kanan dan tekan dengan jari kelingking. Maka terbentuklah chord C mayor. Berikut screen shot gambarnya :
Metoda Pembentukan Chord Piano

notes :
  • Tulisan berwarna merah menunjukan jumlah perpindahan dari nada awal ke nada ke 3 (4 tuts) dan dari nada 3 ke nada ke 5 (3 tuts).

OK. Sekarang kita akan coba temukan chord C#Mayor dengan metoda yang sama seperti contoh diatas :
  • Pertama kita cari nada C# yang letaknya berada disamping kanan nada C yang kita cari sebelumnya(yaitu tuts hitam) dan tekan tuts hitam tersebut dengan ibu jari. 
  • Dari tuts hitam tersebut (C#), pindah sebanyak 4 step/tuts ke arah kanan, sehingga anda akan bertemu dengan nada F dan tekan tuts yang bernada F tersebut dengan jari tengah.
  • Langkah terakhir tinggal menemukan nada ke 5 nya. dari nada F tersebut, pindah sebanyak 3 step/tuts ke arah kanan dan anda akan bertemu dengan nada G#. Maka jadilah chord C#Mayor. 
Bagaimana? sangat mudah bukan! dan selanjutnya tugas anda yaitu menemukan chord mayor lainya (DMayor, D#Mayor, EMayor, FMayor, F#Mayor, GMayor, G#Mayor, AMayor, A#Mayor, dan BMayor) dengan cara yang sama seperti cara diatas. Dan jika anda sudah berhasil menemukan semua nada chord mayor, maka selanjutnya kita akan masuk ke pembahasan berikutnya yaitu mencoba menemukan chord minor.

2. CHORD MINOR.

Untuk menemukan chord minor bukanlah hal yang sulit, caranya hampir sama dengan cara mencari chord mayor diatas namun bedanya hanya pada bagian nada ketiganya saja, jika pada chord mayor nada - nada yang harus ditekan adalah nada 1, 3, 5. Sedangkan pada chord minor nada - nada yang harus ditekan adalah nada 1,3b, 5. maksud dari 3b yaitu turunkan nada ke 3 sebanyak setengah nada. Jadi, jika chord C mayor terdiri atas nada C, E, dan G. Maka chord C minornya adalah C, Eb, dan G. 

Jadi kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan diatas yaitu untuk membentuk chord mayor gunakan pola 43, sedangkan untuk membentuk chord minor gunakan pola kebalikanya yaitu 34.  Berikut screen shoot gambar pembentukan pola chord minor :

Cara Cepat Menghafal Chord Piano


Demikian tutorial singkatnya, silahkan dicoba dan praktekan. Nantikan juga postingan terbaru dari zonaotentics. See you next time dan selamat bereksperimen.
Baca selengkapnya

Friday, July 19, 2013

Tangga nada mayor dan minor

Dasar Tangga Nada (Skala/Scale)


Belajar tangga nada mayor dan minor. Tangga nada atau skala adalah Susunan dari beberapa nada yang diatur sesuai dengan aturan interval(jarak) tertentu. Skala mempunyai jenis yang sangat banyak, namun pada postingan kali ini saya akan fokuskan pada skala yang paling sering digunakan yaitu skala mayor, dan skala minor. Untuk jenis skala lainnya akan saya share pada postingan berikutnya. Bagi seorang pemusik khususnya pianis dan gitaris, scale merupakan suatu hal yang wajib untuk dikuasai, karena baik pembentukan chord ataupun melodi yang mengiringi sebuah lagu  didasarkan pada scale tersebut.  Jadi, singkat kata pemahaman scale berbanding lurus dengan pemahaman chord. OK, untuk bahasan yang pertama kita mulai dari tangga nada mayor. Berikut ini adalah aturan jarak(interval) dalam tangga nada mayor :


1. Tangga nada mayor.
Tangga nada mayor (Ionian) memiliki interval (jarak)          = 1, 1, ½, 1, 1, 1, ½   

Berikut aturan standar/default jarak antar not / nada pada piano beserta gambar :
C ke D = 1 atau Do ke Re       = 1
D ke E = 1 atau Re ke Mi       = 1
E ke F   = ½  atau Mi ke Fa      = ½
F ke G = 1 atau Fa ke Sol        = 1
G ke A = 1 atau Sol ke La        = 1
A ke B = 1 atau La ke Si          = 1
B ke C = ½ Si ke Do                = ½ 


Tangga nada mayor dan minor



Berikut tabel gambaran tangga nada mayor dalam beberapa nada dasar, dimulai dari nada dasar C hingga nada dasar B :





Note :
  • C = do, D = re, E= mi, F = fa, G = sol, A = la, B = si, C = do (C di oktaf berikutnya).
  • Satuan jarak antar not yaitu nada
  • E ke F dan B ke C mempunyai jarak 1/2 nada, selain dari itu jaraknya 1 nada. 
  • Pada piano jarak antara dua tuts putih yang dibatasi oleh tuts hitam ditengahnyya = 1 nada (tanda panah warna hijau),  jarak antara tuts putih yang tidak dibatasi oleh tuts hitam ditengahnya = 1/2 nada (tanda panah warna orange), dan jarak antara tuts hitam dengan tuts putih = 1/2 nada (tanda panah warna kuning). berikut screenshot gambarnya :
                                 Tangga nada mayor dan minor
Jarak not / nada diatas menjadi dasar dalam pembentukan skala Mayor dalam setiap nada dasar yang digunakan. Untuk lebih jelasnya saya kasih satu buah contoh untuk Mayor :

Contoh :
Misal kita ingin mencari skala D Mayor (nada dasar / awalnya adalah D), untuk menemukan skalanya kita harus berpatokan pada interval mayor yang sudah saya jelaskan diatas. Berikut caranya :
  1. Jarak nada D ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada E, dan
  2. Jarak nada E ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada F# (agar nada F berjarak satu nada dari nada E, maka nada F dinaikan ½ nada dengan cara memberikan tanda kres (#) didepannya. Dan
  3.  Jarak nada F# ke nada berikutnya harus = ½ nada yaitu nada G, dan
  4. Jarak nada G ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada A, dan
  5. Jarak nada A ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada B, dan
  6. Jarak nada B ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada C# (default jarak nada B ke C adalah ½ nada, maka untuk menjadikanya 1 nada maka nada C dinaikan setengah nada dengan cara menambahkan tanda kres (#) didepanya, Dan 
  7. Jarak nada C# ke nada berikutnya harus = ½ nada yaitu nada D (kembali ke nada D tapi pada oktav yang lebih tinggi).

2. Tangga nada minor.
Tangga nada minor memiliki interval (jarak)          = 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1 


Berikut screenshoot gambar tabel tangga nada minor dalam beberapa nada dasar, dimulai dari nada dasar C hingga nada dasar B :




Contoh :
Untuk contoh ini saya akan jelaskan bagaimana cara mencari salah satu skala minor yaitu skala G minor (nada dasar / awalnya adalah G). Untuk menemukan skala G minor kita harus berpatokan pada interval minor yang sudah saya jelaskan diatas. Berikut langkah – langkahnya :

  • Jarak nada G ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada A, dan
  • Jarak nada A ke nada berikutnya harus = ½ nada yaitu nada A#/Bb (karena jarak nada A ke nada B adalah 1 nada, maka untuk mengurangi / menjadikanya setengah nada maka  tambahkan tanda mol (b) didepan nada B atau dengan menambahkan # pada nada A, dan
  • Jarak nada A#/Bb ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada C (jarak A#/Bb ke B adalah ½ nada dan jarak dari B ke C juga ½ , maka nada berikutnya adalah C), dan 
  • Jarak nada C ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada D, dan
  • Jarak nada D ke nada berikutnya harus = ½ nada yaitu nada D#/Eb (karena nada D ke E jaraknya 1, maka untuk memangkas jarak tersebut menjadi ½ nada maka kita tambahkan tanda mol didepan nada E menjadi Eb) atau dengan menambahkan # pada nada D, dan 
  • Jarak nada D#/Eb ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada F (jarak nada D#/Eb ke E adalah ½ nada dan jarak dari E ke F juga ½ , maka jika ditotal jarak dari D#/Eb ke F adalah 1 nada, sehingga pilihan nada berikutnya setelah D#/Eb yaitu nada F), dan
  • Jarak nada F ke nada berikutnya harus = 1 nada yaitu nada G (seperti yang kita tahu jarak default (menurut ketentuan) dari nada F ke nada G adalah 1, sehingga pilihan nada setelah nada F yaitu nada G).
Jadi skala G minor itu adalah G, A, A#/Bb, C, D, D#/Eb, F, G. Dan untuk mencari skala minor lainnya silahkan coba temukan sendiri dengan berpatokan pada interval minor dan contoh yang sudah saya berikan diatas.

Note :
  • Tanda kres (#) digunakan untuk menaikan nada menjadi ½ nada.
  • Tanda mol (b) digunakan untuk menurunkan nada menjadi ½ nada. 
  • Jika ada penulisan not seperti ini, A#/Bb, atau G#/Ab, atau bentuk lainnya, sebenarnya not A# dan Bb memang penulisan/penamaannya berbeda, tapi bunyi dan posisinya sama pada tuts piano, begitu juga dengan G# dan Ab, ataupun yang lainnya.
Sebagai tambahan, gunakan lingkaran nada berikut untuk memudahkan dalam proses penghafalan tangga nada mayor dan minor, Pada lingkaran tersebut setiap nada yang ada dalam skala mayor ataupun minor mempunyai jumlah # ataupun mol yang berbeda - beda, coba perhatikan jumlah kres ataupun mol pada setiap nada dalam skala Mayor dan Minor tersebut, karena itu akan sangat membantu dalam proses pembelajaran. Berikut screen shot aturanya :


Tangga nada mayor dan minor


Ket Gambar :
  • Lingkaran yang berwarna biru = kelompok mayor
  • Lingkaran yang berwarna putih = kelompok minor
  • Lingkaran yang berwarna merah = menunjukan jumlah kres atau mol
  • Setiap not / nada dari Mayor dan Minor yang sejajar pada gambar diatas mempunyai kesamaan jumlah kres, mol, dan interval, hanya saja root atau nada dasarnya yang berbeda. Berikut contohnya :
Berikut skala mayor yang  mempunyai kesamaan dengan skala minor :
C Mayor = A minor
G Mayor = E minor
D Mayor = B minor
A Mayor = F# minor
E Mayor = C# minor
B Mayor = G# minor
F#/Gb Mayor = D#/Eb minor
Db Mayor = Bb minor
Ab Mayor = F minor
Eb Mayor = C minor
Bb Mayor = G minor
F Mayor = D minor

Demikian dulu untuk tutorial musik kali ini, dilain waktu penulis akan tambahkan dengan update terbaru tentang musik. OK selamat bereksperimen !!
Baca selengkapnya